Tanjong Puteri Golf Resort adalah bukti nyata bagaimana sebuah lapangan golf dapat menggabungkan tantangan teknis, keindahan alam, dan fasilitas resor kelas dunia. Dengan tiga lapangan yang memiliki karakter berbeda—Plantation, Straits, dan Village Course—TPGR menawarkan variasi permainan yang jarang ditemui di satu lokasi.
Meski ada beberapa area yang perlu perbaikan, terutama pada fasilitas resor yang mulai menua, TPGR tetap menjadi destinasi golf unggulan di Johor Bahru Malaysia. Lokasinya yang strategis dekat Singapura, fasilitas lengkap, serta harga kompetitif menjadikannya pilihan ideal bagi pegolf lokal maupun internasional. Berikut ulasan lengkap dari GoGolf Indonesia.
Surga Golf di Selatan Malaysia

Bagi para penggemar golf, Tanjong Puteri Golf Resort (TPGR) merupakan salah satu destinasi yang wajib masuk dalam daftar kunjungan. Berlokasi di Pasir Gudang, Johor Bahru, Malaysia, resor golf ini menawarkan pengalaman bermain golf yang menyeluruh—mulai dari layout lapangan yang menantang hingga fasilitas resor kelas dunia. Terletak di sepanjang Selat Johor, hanya sekitar 30 menit dari jalan lintas Johor–Singapura, TPGR menghadirkan kenyamanan sekaligus tantangan bagi golfer dari berbagai level.
Sejak dibangun pada tahun 1990, resor ini telah berkembang menjadi salah satu ikon golf di Asia Tenggara. Dengan tiga lapangan berstandar internasional, TPGR memberikan opsi permainan yang kaya variasi: Plantation Course, Straits Course, dan Village Course. Masing-masing lapangan dirancang dengan karakter unik yang terinspirasi dari lanskap lokal—mulai dari perkebunan kelapa sawit hingga hutan bakau. Hal ini membuat setiap kunjungan ke TPGR selalu terasa berbeda dan tak membosankan.
Selain menawarkan pengalaman golf yang berkelas, TPGR juga dilengkapi dengan clubhouse megah, restoran, fasilitas olahraga, spa, serta penginapan berupa kamar tamu dan villa. Dengan kombinasi fasilitas resor dan kualitas lapangan golf, TPGR bukan hanya tempat latihan atau kompetisi, tetapi juga destinasi liburan yang ideal bagi keluarga.
Dalam ulasan ini, kita akan membahas secara detail mengenai sejarah, desain, dan karakteristik tiap lapangan di TPGR, fasilitas yang tersedia, pengalaman pengunjung, hingga rincian tarif green fee terbaru tahun 2025. Semua informasi ini akan membantu Anda memahami mengapa Tanjong Puteri Golf Resort disebut sebagai salah satu lapangan golf terbaik di Johor Bahru.
Booking lapangan golf tanpa ribet, hanya di aplikasi GoGolf, Download Sekarang!
Sejarah dan Konsep Tanjong Puteri Golf Resort

Tanjong Puteri Golf Resort mulai dibangun pada tahun 1990 dengan konsep utama memadukan olahraga golf dengan elemen keaslian alam sekitar. Dua arsitek ternama, Akira Mamiya dan Max Wexler, dipercaya untuk merancang lapangan yang tidak hanya menantang secara teknis tetapi juga indah secara visual.
Salah satu ciri khas desain TPGR adalah penggunaan elemen lokal. Perkebunan kelapa sawit, hutan bakau, serta pohon buah-buahan tradisional dijadikan bagian dari tata ruang lapangan. Bahkan hingga kini, peninggalan perkebunan masih terlihat jelas di beberapa hole, menjadikan lapangan ini berbeda dari kebanyakan lapangan modern yang lebih homogen.
Uniknya, ketiga lapangan di TPGR dapat diakses dengan buggy, memudahkan pergerakan pemain sekaligus menambah kenyamanan saat menjelajahi area yang luas. Dengan luas area yang mencapai ratusan hektar, fasilitas ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi golfer yang ingin fokus pada permainan tanpa terganggu oleh kelelahan berpindah dari satu hole ke hole lain.
Selain itu, TPGR sejak awal dirancang untuk memenuhi standar kompetisi internasional. Hal ini terlihat dari ukuran fairway, kecepatan green, hingga penempatan rintangan air dan bunker. Tak heran bila TPGR sering dipilih sebagai lokasi turnamen bergengsi baik tingkat nasional maupun regional.
Plantation Course: Jejak Perkebunan Kelapa Sawit
Sejarah dan Karakter
Plantation Course adalah salah satu lapangan ikonik di TPGR yang dibuka pada November 1992. Dirancang oleh Max Wexler, lapangan ini dulunya merupakan area perkebunan kelapa sawit sekaligus tempat tinggal para pekerja kebun buah-buahan. Hingga kini, nuansa tersebut masih terasa, dengan pepohonan sawit yang berbaris rapi di sepanjang fairway serta pohon buah lokal yang tumbuh di beberapa hole, seperti di hole ke-4, 6, 7, 14, 15, dan 17.
Desain dan Tantangan
Lapangan ini membentang sepanjang 6.454 meter dan ditanami rumput Zoysia Matrella di fairway serta Bermuda Tifdwarf di area green. Permainan di Plantation Course menghadirkan kombinasi antara tantangan teknis dan pemandangan alam tropis. Dengan kontur berbukit yang alami, pegolf dituntut untuk memiliki strategi yang matang dalam setiap pukulan.
Bagi golfer pemula, suasana tropis yang hijau dan asri memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan. Namun, bagi pemain profesional, kontur fairway dan green yang cenderung menantang tetap menghadirkan keseriusan permainan.
Keunikan
Ciri khas Plantation Course adalah perpaduan sejarah dan alam. Bermain di lapangan ini seolah mengajak golfer kembali ke masa lalu perkebunan, sekaligus menikmati kenyamanan desain lapangan modern. Tidak heran bila Plantation Course menjadi favorit bagi banyak pengunjung yang ingin merasakan kombinasi nostalgia, keindahan, dan tantangan teknis.

Straits Course: Tantangan di Tepi Selat Johor
Lokasi dan Latar Belakang
Straits Course adalah lapangan terbaru di TPGR yang dirancang oleh Akira Mamiya. Berlokasi tidak jauh dari Selat Johor, lapangan ini dibangun dengan mengutamakan unsur hutan bakau sebagai elemen utama desain. Panjang total lapangan mencapai 6.163 meter dengan 18 hole.
Desain dan Rintangan
Straits Course dikenal sebagai lapangan yang paling sulit di antara ketiga lapangan TPGR. Rintangan air mendominasi permainan, mulai dari kolam payau di hole ke-2 hingga sungai kecil di hole ke-3. Selain itu, permukaan green yang bergelombang, hembusan angin laut, serta bebatuan alami semakin memperbesar tantangan.
Untuk berhasil di Straits Course, golfer harus mengandalkan akurasi pukulan dan strategi cermat. Setiap kesalahan kecil dapat berakibat pada bola yang hilang di air atau terjebak di area yang sulit diakses.
Keindahan Visual
Meski menantang, Straits Course menawarkan pemandangan yang spektakuler. Hutan bakau alami yang mengelilingi lapangan berpadu dengan hembusan angin laut, menciptakan suasana bermain yang tidak ditemukan di lapangan lain. Inilah alasan mengapa banyak golfer menganggap Straits Course sebagai lapangan yang penuh tantangan sekaligus keindahan.
Village Course: Atmosfer Kampung dalam Lapangan Golf
Sejarah dan Identitas
Village Course mulai dibangun pada Agustus 1994 oleh Akira Mamiya. Uniknya, lapangan ini terletak di kawasan yang dulunya merupakan perkampungan warga bernama Kampong Seri Aman I dan II. Sisa-sisa kehidupan kampung tersebut masih bisa ditemui di sekitar hole ke-6, 11, dan 12, menjadikan lapangan ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat.
Desain Lapangan
Village Course membentang sepanjang 6.414 meter dengan 18 hole. Karakter lapangan ini menggabungkan rintangan air, perbukitan, lembah, serta danau yang menciptakan variasi permainan menantang bagi semua level golfer.
Desain yang berpadu dengan lanskap lokal menjadikan Village Course terasa lebih “intim” dibanding dua lapangan lainnya. Pegolf seolah diajak merasakan suasana kampung tradisional sambil tetap fokus pada permainan golf.
Nilai Tambah
Keunikan Village Course adalah keseimbangan antara tantangan teknis dan nilai budaya lokal. Tidak hanya menuntut keahlian strategi, tetapi juga menghadirkan pengalaman bermain dengan latar belakang sejarah masyarakat Pasir Gudang. Hal ini membuat Village Course menjadi salah satu lapangan golf paling berbeda di Malaysia.
Fasilitas Lengkap Tanjong Puteri Golf Resort

Sebagai resor golf berskala internasional, TPGR tidak hanya mengandalkan lapangan golf, tetapi juga menyediakan fasilitas resor yang lengkap.
- Clubhouse Kelas Dunia
- Clubhouse megah dengan desain klasik, dilengkapi ruang ganti luas, pro shop, restoran, dan banquet hall.
- Menjadi pusat aktivitas sosial, baik untuk acara resmi maupun santai.
- Fasilitas Olahraga dan Rekreasi
- Driving range dengan 52 bay.
- Kolam renang outdoor dengan berbagai ukuran.
- Lapangan tenis, squash, basket, badminton, serta pusat kebugaran modern.
- Penginapan
- Tersedia kamar tamu dan villa untuk pengunjung yang ingin menginap.
- Villa-villa dikelilingi suasana hijau, memberikan ketenangan setelah bermain golf.
- Restoran dan Hiburan
- Restoran yang menyajikan masakan lokal dan internasional.
- Lounge santai untuk menikmati pemandangan lapangan.
Dengan kombinasi fasilitas ini, TPGR menjadi destinasi one-stop golf and leisure resort yang cocok untuk pegolf maupun keluarga.
Ulasan Pengunjung Tanjong Puteri Golf Resort
Kesan Positif
- Kualitas Lapangan: Terawat baik dengan fairway hijau dan green yang cepat.
- Pemandangan: Suasana alami perkebunan kelapa sawit dan hutan bakau yang unik.
- Fasilitas Resor: Kolam renang, spa, serta restoran dengan pelayanan memuaskan.
- Keramahan Staf: Banyak pengunjung mengapresiasi keramahan staf dan caddy.
- Cocok untuk Keluarga: Fasilitas rekreasi membuatnya nyaman untuk seluruh anggota keluarga.
Kesan Negatif
- Kondisi Fasilitas Tua: Beberapa kamar hotel dan fasilitas mulai menunjukkan usia, seperti kebocoran atau peralatan yang perlu diperbarui.
- Pelayanan Restoran: Ada keluhan tentang waktu tunggu yang lama dan keterbatasan menu di luar jam operasional.
- Lokasi Sepi di Malam Hari: Beberapa pengunjung merasa suasana terlalu sunyi di malam hari.
Secara keseluruhan, TPGR mendapatkan skor rata-rata 7,8 hingga 8,2 dari 10 di berbagai platform, menjadikannya destinasi golf yang memuaskan meski ada ruang untuk peningkatan.
Tarif Green Fee Tanjong Puteri Golf Resort (2026)
Untuk tahun 2026, tarif green fee di TPGR adalah sebagai berikut:
- Weekdays (Senin–Jumat):
- 18 hole: sekitar RM 170, termasuk green fee, buggy, caddy, dan asuransi.
- Weekend & Public Holidays (Sabtu–Minggu & hari libur nasional):
- 18 hole: sekitar RM 270, termasuk green fee, buggy, caddy, makan siang, dan asuransi.
- 9 Hole (Weekday setelah pukul 16:00):
- sekitar RM 100, termasuk green fee, buggy, dan asuransi.
- Biaya Caddy: sekitar RM 108 untuk walk-in, dengan kemungkinan kenaikan bila melakukan reservasi jauh hari.
Dengan harga ini, TPGR dianggap memiliki value for money yang baik, karena tarif mencakup fasilitas lengkap serta kualitas lapangan berstandar internasional.
FAQ Tanjong Puteri Golf Resort: Lokasi, Green Fee, Fasilitas, dan Tips Bermain
1. Di mana lokasi Tanjong Puteri Golf Resort?
Tanjong Puteri Golf Resort berada di Jalan Tanjong Puteri 1, Tanjong Puteri Resort, 81700 Pasir Gudang, Johor Darul Ta’zim, Malaysia. Situs resminya menempatkan resor ini di Pasir Gudang, Johor, dan menyebut aksesnya sekitar 35 menit dari Singapore Causeway.
2. Berapa jauh Tanjong Puteri Golf Resort dari Johor Bahru dan Singapura?
Sumber resmi menyebut resor ini sekitar 35 menit dari Singapore Causeway, sementara direktori golf seperti Golfasian menulis sekitar 30 menit dari Johor Bahru dan dari akses Johor–Singapura. Jadi, secara praktis Tanjong Puteri termasuk lapangan yang cukup mudah dijangkau untuk golf trip dari Johor Bahru maupun Singapura.
3. Berapa jumlah hole di Tanjong Puteri Golf Resort?
Di titik ini ada perbedaan yang perlu dicatat. Situs resmi terbaru memasarkan TPGR sebagai resor dengan 36-hole championship courses atau dua lapangan 18 hole, tetapi banyak direktori golf dan artikel GoGolf masih menggambarkannya sebagai kompleks 54 hole dengan tiga course: Plantation, Straits, dan Village. Untuk penulisan editorial yang aman, sebut saja bahwa TPGR secara historis dikenal dengan tiga course 18 hole, tetapi materi resmi terbaru menonjolkan format 36 hole / dua course 18 hole.
4. Apa nama course di Tanjong Puteri Golf Resort?
Menurut direktori dan ulasan golf yang masih paling sering dirujuk, TPGR dikenal lewat tiga layout: Plantation Course, Straits Course, dan Village Course. Artikel GoGolf juga memakai tiga nama ini dalam review-nya. Namun, karena situs resmi terbaru tidak lagi menampilkan ketiga nama itu secara rinci di halaman utama, ini tampaknya lebih mencerminkan profil historis dan direktori golf yang masih beredar luas.
5. Siapa arsitek Tanjong Puteri Golf Resort dan kapan dibuka?
Tanjong Puteri secara umum dikaitkan dengan Max Wexler dan Akira Mamiya. Untuk waktu pembukaan, sumber direktori menunjukkan Plantation Course dibuka pada 1992, Village Course pada 1994, dan Straits Course pada 1996. Karena itu, aman untuk menyebut bahwa pengembangan TPGR dimulai pada awal 1990-an dan berkembang bertahap melalui beberapa course.
6. Apa yang membuat Tanjong Puteri Golf Resort istimewa?
Keunikan TPGR terletak pada kombinasi golf resort skala besar, lanskap perkebunan kelapa sawit, area hutan bakau, dan lokasi di tepi Straits of Johor. GoGolf menekankan karakter tiga course yang berbeda, sementara Golfasian menjelaskan bahwa Plantation Course masih menyimpan elemen kebun kelapa sawit dan pohon buah, dan Straits Course kuat pada nuansa pesisir serta angin laut.
7. Seperti apa karakter tiap course di Tanjong Puteri?
Plantation Course dikenal dengan latar bekas perkebunan sawit dan pohon buah, serta panjang sekitar 6.454 meter. Straits Course bermain dekat garis pantai, area rawa bakau, angin laut, dan terrain yang lebih menantang, dengan panjang sekitar 6.163 meter. Village Course memadukan bukit, lembah, dan danau, dengan banyak hole yang berbatasan dengan air, serta panjang sekitar 6.399 meter.
8. Apakah Tanjong Puteri Golf Resort cocok untuk pemula?
Secara umum, resor ini tetap bisa dimainkan oleh banyak level pemain, tetapi karakter course tertentu lebih menantang daripada yang lain. GoGolf menyebut TPGR cocok untuk berbagai level golfer, tetapi Golfasian secara spesifik menggambarkan Straits Course sebagai course yang cukup menantang karena angin laut, rawa, dan kontur. Jadi, untuk pemula, TPGR masih layak dicoba, tetapi memilih course yang paling ramah akan membuat pengalaman bermain lebih nyaman.
9. Fasilitas apa saja yang tersedia di Tanjong Puteri Golf Resort?
Fasilitas yang paling konsisten disebut mencakup driving range 52 bay, practice green, clubhouse besar, restoran, akomodasi, kolam renang, spa/massage, dan beberapa fasilitas leisure lain. Situs resmi terbaru juga menonjolkan akomodasi, dining, event spaces, spa, dan recreation, sedangkan situs hotel dan travel menambahkan keberadaan kamar tamu, vila, dan beberapa outlet F&B.
10. Apakah Tanjong Puteri punya driving range, caddie, dan buggy?
Ya untuk driving range, karena Golfasian menyebut adanya 52-bay driving range. Untuk kendaraan di lapangan, Golfasian menulis bahwa golf carts mandatory di semua course. Soal caddie, di sini ada perbedaan sumber: Golfasian menyebut caddies are not available, sedangkan artikel GoGolf menyinggung keramahan staf dan caddie dalam ulasan pengunjung. Jadi, untuk informasi operasional caddie paling aman adalah konfirmasi langsung saat booking.
11. Berapa kisaran green fee di Tanjong Puteri Golf Resort?
Artikel GoGolf untuk tarif 2026 menulis sekitar RM 170 untuk 18 hole weekday dan sekitar RM 270 untuk 18 hole weekend/public holiday, dengan inklusi seperti buggy, caddy, insurance, dan pada weekend juga lunch. Sementara sumber pihak ketiga seperti Golfasian mencantumkan biaya tambahan historis seperti golf cart MYR 120, golf set MYR 150, dan golf shoes MYR 30 pada halaman course mereka. Karena struktur paket bisa berubah, harga terbaik tetap perlu dicek ulang sebelum reservasi.
12. Kenapa Tanjong Puteri layak masuk itinerary golf di Johor?
TPGR layak dipertimbangkan karena memadukan akses mudah dari Singapura, skala resor yang besar, beberapa karakter course yang berbeda, dan fasilitas golf plus leisure dalam satu kompleks. Untuk golfer yang ingin kombinasi golf, menginap, dining, dan corporate atau family getaway di Johor, TPGR tetap termasuk salah satu nama yang paling kuat.
[ Follow our social media Account: GoGolf Instagram | GoGolf Facebook | GoGolf X ]