Lapangan golf di Surabaya
- Taman Dayu Golf Club & Resort 18 hole / par 72 · Pandaan, Kabupaten Pasuruan · Signature course Jack Nicklaus
- Finna Golf and Country Club Resort 18 hole / par 72 · Prigen, Kabupaten Pasuruan · Rancangan Peter Thomson dan rekan
- Ciputra Golf Club 27 hole (9 hole x 3) · CitraLand, Surabaya barat · Rancangan Andy Dye
- Golf Graha Famili & Country Club 18 hole / par 72 · Dukuh Pakis, Surabaya barat · Rancangan Arnold Palmer
- Bukit Darmo Golf 18 hole / par 72 · Surabaya barat · Rancangan Jack Nicklaus II
- Ahmad Yani Golf Club Dibuka 1898 · Gunungsari, Kota Surabaya · Dahulu Padang Golf Gunungsari
Peta lapangan golf di Surabaya
Golf di Surabaya
Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur sekaligus kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Kota pelabuhan tua di pesisir timur laut Pulau Jawa ini ditopang oleh galangan kapal, pelayaran, dan industri manufaktur. Karena sejarahnya sebagai medan pertempuran sengit dalam perang kemerdekaan, kota ini dijuluki Kota Pahlawan.
Karena berupa kota pelabuhan yang rendah dan datar, lapangan di dalam kota dibangun menyatu dengan pengembangan permukiman dan berkarakter dataran. Sebaliknya, begitu Anda berkendara sekitar satu jam ke selatan dan masuk Kabupaten Pasuruan, pemandangannya berubah menjadi lapangan dataran tinggi yang memanfaatkan lereng gunung. Meski sama-sama disebut lapangan golf Surabaya, karakter keduanya sangat berbeda.
Akses dari bandara dan pusat kota
Pintu masuknya adalah Bandara Internasional Juanda. Dari bandara, Ahmad Yani Golf Club yang paling dekat ditempuh sekitar 20 menit, Bukit Darmo Golf di sisi barat kota sekitar 26 menit, dan Ciputra Golf Club sekitar 32 menit. Finna di Kabupaten Pasuruan sekitar 35 menit, sedangkan Taman Dayu sekitar 42 menit.
Empat lapangan di dalam kota berjarak sekitar 30 menit dari bandara dan dua lapangan di sisi pegunungan sekitar 40 menit, jadi selisihnya tidak sebesar yang dibayangkan. Penyebabnya, bandara berada di sisi selatan kota.
Ada enam lapangan golf yang bisa dimainkan di Surabaya.
Lapangan-lapangan itu terbagi dua. Tiga berkumpul di sisi barat kota, sedangkan dua sisanya berada di kawasan pegunungan Kabupaten Pasuruan, sekitar satu jam berkendara ke selatan dari pusat kota.
Daftar perancangnya
Untuk daerah dengan enam lapangan, nama perancang di Surabaya tergolong padat: Jack Nicklaus (Taman Dayu), Arnold Palmer (Golf Graha Famili), Jack Nicklaus II (Bukit Darmo), Peter Thomson (Finna), dan Andy Dye (Ciputra).
Taman Dayu adalah signature course Nicklaus sendiri, sedangkan Bukit Darmo dirancang putranya, Jack Nicklaus II. Karya ayah dan anak berada di kota yang sama.
Lapangan yang dibuka pada 1898
Ahmad Yani Golf Club dibuka pada 1898 dan termasuk kelompok lapangan tertua di Indonesia. Nama lamanya adalah Padang Golf Gunungsari, lalu diubah menjadi nama sekarang pada 1965 untuk menghormati Jenderal Ahmad Yani.
Lapangan golf yang bisa dimainkan di Surabaya
Taman Dayu Golf Club & ResortPandaan, Kabupaten Pasuruan

- 18 hole / par 72 (lapangan championship) · panjang total sekitar 6.514 m
- Dibuka 1995 / signature course Jack Nicklaus
- Pandaan, Kabupaten Pasuruan · Jl. Raya Surabaya–Malang Km. 48
Lapangan ini berada di Bulukandang, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, tepat di tepi jalan utama yang menghubungkan Surabaya dan Malang. Dibuka pada 1995 sebagai signature course Jack Nicklaus.
Panjang totalnya sekitar 6.514 meter dengan par 72. Dari pusat kota Anda perlu berkendara sekitar satu jam ke selatan, tetapi inilah lapangan dengan nama paling dikenal di Surabaya.
Finna Golf and Country Club ResortPrigen, Kabupaten Pasuruan

- 18 hole / par 72 (lapangan championship) · panjang total sekitar 6.345 m
- Dibuka 11 November 1993
- Kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan (dekat Surabaya dan Malang)
- Rancangan Peter Thomson, Michael Wolveridge, dan Ross Perrett
Lapangan ini berada di kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Dibuka pada 11 November 1993 dan dirancang oleh tiga orang, yaitu Thomson, Wolveridge & Perrett. Peter Thomson sendiri adalah pemain yang meraih lima gelar The Open.
Panjang totalnya sekitar 6.345 meter dengan par 72. Karena berada di Kabupaten Pasuruan seperti Taman Dayu, keduanya mudah dijadwalkan dalam satu perjalanan.
Ciputra Golf ClubCitraLand, Surabaya barat

- 27 hole (tiga rangkaian sembilan hole, masing-masing par 36)
- Tiga zona: Valley, Lake, dan Hill
- Tersedia beberapa pilihan tee untuk berbagai tingkat permainan
- Kawasan CitraLand, Surabaya barat / rancangan Andy Dye
Lapangan ini berada di kawasan CitraLand, Surabaya barat, dan dirancang oleh Andy Dye dari Dye Design Corporation.
Susunannya terdiri dari tiga rangkaian sembilan hole dengan karakter berbeda, yaitu Valley, Lake, dan Hill. Karena berada di sisi barat kota, lapangan ini mudah dimasukkan ke jadwal dari mana pun Anda menginap. Kombinasi yang dimainkan bisa berbeda tiap hari, jadi silakan pastikan saat memesan.
Golf Graha Famili & Country ClubPradahkalikendal / Dukuh Pakis, Surabaya barat

- 18 hole / par 72 (lapangan championship)
- Dibuka 1995 / rancangan Arnold Palmer
- Surabaya barat · kawasan Pradahkalikendal dan Dukuh Pakis
Lapangan ini membentang dari Pradahkalikendal sampai kawasan Dukuh Pakis di Surabaya barat. Dibuka pada 1995 dan dirancang oleh Arnold Palmer. Di sisi barat kota, letaknya berdekatan dengan Ciputra Golf Club dan Bukit Darmo Golf.
Bukit Darmo GolfSurabaya barat

- 18 hole / par 72 · panjang total sekitar 6.305 m dari blue tee
- Dibuka 1995 / rancangan Jack Nicklaus II (Nicklaus Design)
- Surabaya barat · Jl. Bukit Darmo Golf Blok G-2
Lapangan ini berada di Jl. Bukit Darmo Golf Blok G-2, Surabaya barat. Dibuka pada 1995 dan dirancang oleh Jack Nicklaus II.
Karena Taman Dayu di Kabupaten Pasuruan adalah signature course Jack Nicklaus sendiri, di Surabaya Anda bisa membandingkan langsung karya ayah dan anak. Panjang total dari blue tee sekitar 6.305 meter.
Ahmad Yani Golf ClubGunungsari / Dukuh Pakis, Kota Surabaya

- Dibuka 1898 (salah satu lapangan tertua di Indonesia)
- Dahulu Padang Golf Gunungsari · diubah pada 1965 untuk menghormati Jenderal Ahmad Yani
- Kawasan Gunungsari dan Dukuh Pakis, Kota Surabaya
- Nama Prof. Erich Kremmer disebut sebagai perancangnya
Lapangan ini berada di kawasan Gunungsari sampai Dukuh Pakis di Kota Surabaya. Dibuka pada 1898 dan termasuk kelompok lapangan tertua di Indonesia.
Nama lamanya adalah Padang Golf Gunungsari, lalu menjadi nama sekarang pada 1965 untuk menghormati Jenderal Ahmad Yani. Di lokasi, nama lama kadang masih lebih dikenali.
Perbandingan keenam lapangan
| Lapangan | Area | Hole / par | Ciri khas | Kisaran harga ※relatif di dalam Surabaya |
Dari bandara |
|---|---|---|---|---|---|
| Ciputra Golf Club | Surabaya barat, CitraLand | 27 / 36×3 | Rancangan Andy Dye. Valley / Lake / Hill | Lebih tinggi | Sekitar 32 menit |
| Taman Dayu | Kabupaten Pasuruan, Pandaan | 18 / 72 | Signature course Jack Nicklaus | Standar | Sekitar 42 menit |
| Finna Golf and CC Resort | Kabupaten Pasuruan, Prigen | 18 / 72 | Rancangan Thomson, Wolveridge & Perrett | Standar | Sekitar 35 menit |
| Golf Graha Famili | Surabaya barat, Dukuh Pakis | 18 / 72 | Rancangan Arnold Palmer | — | Sekitar 29 menit |
| Bukit Darmo Golf | Surabaya barat | 18 / 72 | Rancangan Jack Nicklaus II | — | Sekitar 26 menit |
| Ahmad Yani Golf Club | Kota Surabaya, Gunungsari | 18 / — | Dibuka 1898. Dahulu Padang Golf Gunungsari | — | Sekitar 20 menit |
Kisaran harga bersifat relatif di dalam Surabaya. Tarif sebenarnya berubah menurut hari, jam, dan musim, sehingga angkanya tidak kami cantumkan — silakan cek harga dan ketersediaan per tanggal lewat tombol Pesan tee time di tiap lapangan. Tanda — berarti harganya belum bisa kami tarik saat halaman ini disusun.
Waktu tempuh dari bandara dihitung dari Bandara Internasional Juanda dalam kondisi lalu lintas lancar. Pada jam tertentu waktunya bisa jauh lebih lama.
Cara memilih lapangan
Bermain di dalam kota atau ke sisi pegunungan
| Kawasan | Lapangan |
|---|---|
| Dalam kota Surabaya, sisi barat | Ciputra Golf Club / Golf Graha Famili / Bukit Darmo Golf |
| Kota Surabaya, Gunungsari | Ahmad Yani Golf Club |
| Kabupaten Pasuruan (sekitar satu jam ke selatan) | Taman Dayu / Finna Golf and Country Club Resort |
Kalau Anda ingin menyelesaikan semuanya di dalam kota, pilihlah tiga lapangan di sisi barat. Taman Dayu dan Finna berada di Kabupaten Pasuruan, jadi masukkan waktu perjalanan ke dalam jadwal Anda.
Berdasarkan perancang
Untuk Jack Nicklaus pilihannya Taman Dayu, untuk Arnold Palmer Golf Graha Famili, untuk Jack Nicklaus II Bukit Darmo Golf, untuk Peter Thomson Finna, dan untuk Andy Dye Ciputra Golf Club.
Pertanyaan yang sering diajukan seputar golf di Surabaya
-
Lapangan golf mana yang direkomendasikan di Surabaya?
Kalau Anda mengutamakan rancangan dan kelas lapangan, Taman Dayu Golf Club & Resort adalah pilihan pertama. Lapangan ini merupakan signature course Jack Nicklaus, dibuka pada 1995, dengan panjang total sekitar 6.514 meter dan par 72. Namun letaknya di Kabupaten Pasuruan, sekitar satu jam berkendara ke selatan dari pusat Surabaya. Finna Golf and Country Club Resort yang juga berada di Kabupaten Pasuruan dirancang Peter Thomson dan rekan-rekannya, sehingga keduanya mudah dijadwalkan dalam satu perjalanan. Kalau Anda ingin bermain tanpa keluar kota, pilihannya Ciputra Golf Club. Rancangan Andy Dye ini bersusun 27 hole dari tiga rangkaian sembilan hole, yaitu Valley, Lake, dan Hill, serta hanya sekitar 32 menit dari bandara sehingga waktu di jalan pun singkat.
-
Ada berapa lapangan golf di Surabaya?
Ada enam: Taman Dayu Golf Club & Resort, Finna Golf and Country Club Resort, Ciputra Golf Club, Golf Graha Famili, Bukit Darmo Golf, dan Ahmad Yani Golf Club.
-
Berapa biaya bermain golf di Surabaya?
Tarif berubah menurut lapangan, hari, jam, dan musim, sehingga kami tidak mencantumkan angka tetap di halaman ini. Silakan cek harga dan ketersediaan untuk tanggal yang Anda inginkan lewat tombol Pesan tee time di masing-masing lapangan.
-
Lapangan mana yang dekat dari pusat kota?
Di sisi barat Surabaya terkumpul tiga lapangan, yaitu Ciputra Golf Club, Golf Graha Famili, dan Bukit Darmo Golf. Di kawasan Gunungsari ada Ahmad Yani Golf Club. Sementara Taman Dayu dan Finna berada di Kabupaten Pasuruan, sekitar satu jam ke selatan dari pusat kota.
-
Lapangan mana yang paling bersejarah di Surabaya?
Ahmad Yani Golf Club. Lapangan ini dibuka pada 1898 dan termasuk kelompok lapangan tertua di Indonesia. Nama lamanya adalah Padang Golf Gunungsari, lalu diubah menjadi nama sekarang pada 1965 untuk menghormati Jenderal Ahmad Yani. Di lokasi, nama lama kadang masih lebih dikenali.
-
Bagaimana dengan daftar perancangnya?
Untuk daerah dengan enam lapangan, nama perancangnya tergolong padat. Ada Jack Nicklaus (Taman Dayu), Arnold Palmer (Golf Graha Famili), Jack Nicklaus II (Bukit Darmo), Peter Thomson (Finna), dan Andy Dye (Ciputra). Taman Dayu adalah signature course Nicklaus sendiri, sedangkan Bukit Darmo dirancang putranya, Jack Nicklaus II, sehingga karya ayah dan anak berada di kota yang sama.
-
Apakah wisatawan atau non-anggota bisa bermain di Surabaya?
Bisa. Keenam lapangan menerima pemain dari luar keanggotaan lewat pemesanan tee time. Slot pagi pada akhir pekan cenderung lebih cepat penuh, jadi sebaiknya Anda memesan lebih awal, terutama untuk Taman Dayu dan Finna yang juga menarik pengunjung dari luar kota.
-
Kapan waktu terbaik bermain golf di Surabaya?
Surabaya adalah kota pelabuhan dataran rendah yang panas sepanjang tahun, sehingga tee time pagi adalah pilihan paling nyaman. Kalau Anda ingin udara yang lebih sejuk, lapangan di kawasan pegunungan Kabupaten Pasuruan, yaitu Taman Dayu dan Finna, terasa lebih ringan karena berada di lereng.
-
Apakah Surabaya cocok untuk pemain pemula?
Cocok. Ciputra Golf Club menyediakan beberapa pilihan tee sehingga bisa disesuaikan dengan tingkat permainan, dan lokasinya di dalam kota membuat jadwalnya mudah diatur. Suhu dan kelembapan menguras tenaga lebih cepat daripada di daerah beriklim sedang, jadi siapkan air minum yang cukup.
-
Perlukah menginap kalau ingin bermain di Taman Dayu atau Finna?
Tidak harus. Keduanya masih terjangkau pulang pergi dalam sehari dari Surabaya, sekitar 42 menit dan 35 menit dari Bandara Juanda. Namun karena keduanya berada di Kabupaten Pasuruan yang berdekatan, menginap di sekitar sana memudahkan kalau Anda ingin bermain di kedua lapangan pada hari berturut-turut.
-
Apa bedanya lapangan di dalam kota dan di sisi pegunungan?
Surabaya adalah kota pelabuhan yang datar, sehingga lapangan di dalam kota dibangun menyatu dengan pengembangan permukiman dan berkarakter dataran. Sebaliknya, begitu masuk Kabupaten Pasuruan sekitar satu jam ke selatan, pemandangan berubah menjadi lapangan dataran tinggi yang memanfaatkan lereng gunung. Meski sama-sama disebut lapangan golf Surabaya, karakter keduanya sangat berbeda.