Lapangan golf di Bandung

  • Parahyangan Golf Bandung 18 hole / par 72 · Padalarang, Bandung Barat · Sekitar 7.298 yard dari back tee
  • Jatinangor National Golf & Resort 18 hole · Sumedang / Cileunyi · Sekitar 7.176 yard dari pro tee
  • Mountain View Golf Club 18 hole / par 72 · Dago Pakar · Rancangan Peter Thomson dan Ross Perrett
  • Dago Heritage 1917 Golf Course 18 hole / par 70 · Dago · Dibuka 1917, rancangan Chohei Miyasawa
  • Bandung Indah Golf & Country Club 18 hole / par 72 · Margahayu, Bandung selatan · Dikenal juga sebagai Padang Golf Sulaiman

Peta lapangan golf di Bandung

Golf di Bandung

Bandung adalah ibu kota Provinsi Jawa Barat, sebuah kota dataran tinggi yang terbentang di cekungan pada ketinggian sekitar 700 meter. Kota ini dikelilingi gunung berapi di keempat sisinya, sehingga meskipun dekat dengan khatulistiwa, udaranya tetap nyaman sepanjang tahun. Pada masa pemerintahan Belanda, Bandung dikembangkan sebagai kota peristirahatan, dan bangunan dari masa itu masih berdiri di sudut-sudut kota sehingga kota ini dijuluki Parijs van Java.

Kini Bandung dikenal sebagai kota industri tekstil dan kota kampus, dan pada akhir pekan ramai oleh pelancong dari Jakarta. Lapangan golfnya berada di lereng bukit dan lahan tinggi yang mengelilingi pusat kota, sehingga udara sejuk dan pemandangan menjadi daya tarik utamanya.

Akses dari bandara dan Jakarta

Di dalam kota terdapat Bandara Husein Sastranegara. Dari bandara, Dago Heritage 1917 Golf Course yang paling dekat ditempuh sekitar 16 menit, Mountain View Golf Club sekitar 19 menit, dan Jatinangor National Golf & Resort yang paling jauh pun sekitar 27 menit. Kelima lapangan berada dalam radius 30 menit dari bandara.

Dari Jakarta, perjalanan mengarah ke tenggara lewat jalan tol. Perjalanan pulang pergi dalam sehari bukan hal yang mustahil, tetapi karena waktu tempuhnya cukup panjang, menyusun jadwal dengan menginap terasa lebih realistis.

Ada lima lapangan golf yang bisa dimainkan di Bandung.

Yang membedakannya dari lapangan di sekitar Jakarta adalah tersedianya pilihan jarak main yang panjang. Parahyangan Golf Bandung terukur sekitar 7.298 yard dari back tee, sedangkan Jatinangor National Golf & Resort sekitar 7.176 yard dari pro tee. Di Indonesia, tidak banyak daerah yang punya dua lapangan di atas 7.000 yard.

Lapangan rancangan orang Jepang yang dibuka pada 1917

Sesuai namanya, Dago Heritage 1917 Golf Course dibuka pada 1917 dan termasuk salah satu lapangan golf tertua di Indonesia. Perancangnya adalah orang Jepang, Chohei Miyasawa.

Lapangan ini 18 hole berpar 70 dengan panjang sekitar 5.677 yard, tergolong pendek. Ia bukan lapangan yang ditaklukkan dengan jarak, tetapi dalam arti Anda bisa berjalan menyusuri sejarah lebih dari seabad, inilah lapangan paling berkarakter di Bandung.

Daftar perancangnya

Mountain View Golf Club dirancang Peter Thomson, peraih lima gelar The Open, bersama Ross Perrett, dan dibuka pada 2001. Parahyangan Golf Bandung digarap JMP Golf Design Group dengan Bob Moore sebagai perancang utama. Bob Moore juga merancang Royale Jakarta dan Suvarna Jakarta di ibu kota.

Lapangan golf yang bisa dimainkan di Bandung

Parahyangan Golf BandungPadalarang, Kabupaten Bandung Barat

Suasana lapangan Parahyangan Golf Bandung
  • 18 hole / par 72 · sekitar 7.298 yard dari back tee
  • Lahan tinggi seluas sekitar 74 hektare
  • Padalarang, Kabupaten Bandung Barat · Kota Baru Parahyangan
  • Rancangan JMP Golf Design Group (perancang utama Bob Moore)

Lapangan ini berada di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Rancangannya digarap JMP Golf Design Group dengan Bob Moore sebagai perancang utama.

Dari back tee panjangnya sekitar 7.298 yard, jarak main terpanjang di Bandung. Lapangan ini terbentang di lahan tinggi seluas sekitar 74 hektare.

Jatinangor National Golf & ResortDahulu Giri Gahana Golf & Resort

Suasana lapangan Jatinangor National Golf & Resort
  • 18 hole · lapangan championship
  • Sekitar 7.176 yard dari pro tee
  • Jl. Raya Jatinangor Km. 20 · Sumedang / Cileunyi (Jawa Barat 45363)
  • Nama lama Giri Gahana Golf & Resort

Lapangan ini berada di Jl. Raya Jatinangor Km. 20, di kawasan yang membentang dari Sumedang sampai Cileunyi. Nama lamanya adalah Giri Gahana Golf & Resort, dan dokumen atau direktori lama kadang masih mencantumkan nama itu. Pada layanan pemesanan kendaraan maupun saat bertanya arah di lokasi, nama lama sering lebih dikenali, jadi sebaiknya Anda mencatat keduanya.

Dari pro tee panjangnya sekitar 7.176 yard, terpanjang kedua setelah Parahyangan.

Mountain View Golf ClubDago Pakar, sekitar Kota Bandung

Suasana lapangan Mountain View Golf Club
  • 18 hole / par 72 (lapangan championship)
  • Kawasan Dago Pakar · sekitar Kota Bandung
  • Dibuka 2001 / rancangan Peter Thomson dan Ross Perrett

Lapangan ini berada di kawasan Dago Pakar, di sekitar Kota Bandung. Dibuka pada 2001 dan dirancang oleh Peter Thomson bersama Ross Perrett. Peter Thomson sendiri adalah pemain yang meraih lima gelar The Open.

Di kawasan Dago yang sama juga terdapat Dago Heritage 1917 Golf Course. Dengan memasangkan keduanya, Anda bisa bermain di lapangan yang dibuka pada 2001 dan yang dibuka pada 1917 dalam satu kawasan.

Dago Heritage 1917 Golf CourseDago Atas, Kota Bandung

Suasana lapangan Dago Heritage 1917 Golf Course
  • 18 hole / par 70 · sekitar 5.677 yard
  • Jl. Lapangan Golf Dago Atas No. 78 · Bandung (Jawa Barat 40135)
  • Dibuka 1917 (salah satu lapangan tertua di Indonesia)
  • Rancangan Chohei Miyasawa

Lapangan ini berada di Jl. Lapangan Golf Dago Atas No. 78. Dibuka pada 1917 dan termasuk kelompok lapangan golf tertua di Indonesia. Perancangnya adalah orang Jepang, Chohei Miyasawa.

Lapangan ini 18 hole berpar 70 dengan panjang sekitar 5.677 yard, tergolong pendek. Bagi pemain yang mencari jarak, mungkin terasa kurang, tetapi kesempatan bermain di lapangan yang dirancang orang Jepang lebih dari seratus tahun lalu tidak tergantikan oleh tempat lain.

Bandung Indah Golf & Country ClubMargahayu, Bandung selatan

Suasana lapangan Bandung Indah Golf & Country Club
  • 18 hole / par 72 · dibuka 1994
  • Jl. Kopo Km 8,4 · Margahayu, Bandung selatan
  • Dikenal juga sebagai Padang Golf Sulaiman
  • Rancangan Michael Coate & Associates (Australia)

Lapangan ini berada di Jl. Kopo Km 8,4, Margahayu, di sisi selatan Bandung. Dibuka pada 1994 dan dirancang oleh Michael Coate & Associates dari Australia.

Lapangan ini juga dikenal dengan nama Padang Golf Sulaiman. Berbeda dengan lapangan lain yang berada di sisi utara atau timur kota, yang satu ini terletak di sisi selatan.

Perbandingan kelima lapangan

Lapangan Area Hole / par Ciri khas Kisaran harga
※relatif di dalam Bandung
Dari bandara
Parahyangan Golf Bandung Bandung Barat, Padalarang 18 / 72 Sekitar 7.298 yard. Terpanjang di Bandung Lebih tinggi Sekitar 26 menit
Jatinangor National Sumedang / Cileunyi 18 / — Sekitar 7.176 yard. Dahulu Giri Gahana Standar Sekitar 27 menit
Mountain View Golf Club Dago Pakar 18 / 72 Rancangan Peter Thomson. Dibuka 2001 Standar Sekitar 19 menit
Dago Heritage 1917 Dago 18 / 70 Dibuka 1917. Rancangan Chohei Miyasawa Terjangkau Sekitar 16 menit
Bandung Indah Golf & CC Bandung selatan, Margahayu 18 / 72 Dikenal juga sebagai Padang Golf Sulaiman Sekitar 17 menit

Kisaran harga bersifat relatif di dalam Bandung. Tarif sebenarnya berubah menurut hari, jam, dan musim, sehingga angkanya tidak kami cantumkan — silakan cek harga dan ketersediaan per tanggal lewat tombol Pesan tee time di tiap lapangan. Tanda — berarti harganya belum bisa kami tarik saat halaman ini disusun.
Waktu tempuh dari bandara dihitung dari Bandara Husein Sastranegara dalam kondisi lalu lintas lancar. Pada jam tertentu waktunya bisa jauh lebih lama.

Cara memilih lapangan

Berdasarkan panjang lapangan

Kalau Anda mencari jarak main yang panjang, pilihannya Parahyangan Golf Bandung dengan sekitar 7.298 yard dari back tee, atau Jatinangor National Golf & Resort dengan sekitar 7.176 yard dari pro tee. Kalau Anda ingin yang lebih pendek, jawabannya Dago Heritage 1917 Golf Course dengan sekitar 5.677 yard.

Berdasarkan kawasan

Kawasan Lapangan
Dago (utara kota) Mountain View Golf Club / Dago Heritage 1917 Golf Course
Padalarang (barat kota) Parahyangan Golf Bandung
Sumedang / Cileunyi (timur kota) Jatinangor National Golf & Resort
Bandung selatan Bandung Indah Golf & Country Club

Di kawasan Dago terdapat dua lapangan yang berdekatan. Kalau Anda bermain beberapa hari berturut-turut, memasangkan keduanya akan memangkas waktu perjalanan.

Pertanyaan yang sering diajukan seputar golf di Bandung

  • Lapangan golf mana yang direkomendasikan di Bandung?

    Kalau Anda mengutamakan panjang lapangan dan kondisinya, Parahyangan Golf Bandung adalah pilihan pertama. Lapangan ini dirancang JMP Golf Design Group dengan Bob Moore sebagai perancang utama, terukur sekitar 7.298 yard dari back tee sehingga menjadi yang terpanjang di Bandung, dan terbentang di lahan tinggi seluas sekitar 74 hektare. Berikutnya Jatinangor National Golf & Resort dengan sekitar 7.176 yard dari pro tee, yang juga dikenal dengan nama lamanya, Giri Gahana Golf & Resort. Kalau Anda memilih berdasarkan perancang, ada Mountain View Golf Club karya Peter Thomson dan Ross Perrett yang dibuka pada 2001. Kalau Anda ingin menekan biaya atau ingin bermain di lapangan bersejarah, Dago Heritage 1917 Golf Course yang dibuka pada 1917 dan dirancang orang Jepang, Chohei Miyasawa, bisa menjadi pilihan. Lapangan ini berpar 70 dengan panjang sekitar 5.677 yard sehingga waktu maupun biayanya lebih hemat.

  • Ada berapa lapangan golf di Bandung?

    Ada lima: Parahyangan Golf Bandung, Jatinangor National Golf & Resort, Mountain View Golf Club, Dago Heritage 1917 Golf Course, dan Bandung Indah Golf & Country Club.

  • Berapa biaya bermain golf di Bandung?

    Tarif berubah menurut lapangan, hari, jam, dan musim, sehingga kami tidak mencantumkan angka tetap di halaman ini. Silakan cek harga dan ketersediaan untuk tanggal yang Anda inginkan lewat tombol Pesan tee time di masing-masing lapangan.

  • Apakah ada lapangan yang panjang?

    Ada. Parahyangan Golf Bandung terukur sekitar 7.298 yard dari back tee, sedangkan Jatinangor National Golf & Resort sekitar 7.176 yard dari pro tee. Di Indonesia, tidak banyak daerah yang punya dua lapangan di atas 7.000 yard. Parahyangan sendiri terbentang di lahan tinggi seluas sekitar 74 hektare.

  • Kenapa nama lapangan berbeda-beda di tiap sumber?

    Karena nama lama dan nama alternatifnya masih dipakai berdampingan. Nama lama Jatinangor National Golf & Resort adalah Giri Gahana Golf & Resort, sedangkan Bandung Indah Golf & Country Club juga dikenal sebagai Padang Golf Sulaiman. Pada layanan pemesanan kendaraan atau saat bertanya arah di lokasi, nama lama justru sering lebih dikenali, jadi sebaiknya Anda mencatat keduanya.

  • Bagaimana cara menuju Bandung?

    Di dalam kota terdapat Bandara Husein Sastranegara. Dari bandara, Dago Heritage 1917 Golf Course yang paling dekat ditempuh sekitar 16 menit, Mountain View Golf Club sekitar 19 menit, dan Jatinangor National Golf & Resort yang paling jauh pun sekitar 27 menit, sehingga kelima lapangan berada dalam radius 30 menit dari bandara. Dari Jakarta, perjalanan mengarah ke tenggara lewat jalan tol. Perjalanan pulang pergi dalam sehari bukan hal yang mustahil, tetapi karena waktu tempuhnya cukup panjang, menyusun jadwal dengan menginap terasa lebih realistis.

  • Apakah wisatawan atau non-anggota bisa bermain di Bandung?

    Bisa. Kelima lapangan menerima pemain dari luar keanggotaan lewat pemesanan tee time. Bandung ramai oleh pengunjung dari Jakarta pada akhir pekan, jadi slot pagi di hari Sabtu dan Minggu cenderung lebih cepat penuh. Sebaiknya Anda memesan lebih awal.

  • Kapan waktu terbaik bermain golf di Bandung?

    Bandung berada di cekungan pada ketinggian sekitar 700 meter dan dikelilingi gunung berapi, sehingga udaranya nyaman sepanjang tahun meskipun letaknya dekat khatulistiwa. Hujan lebih sering turun pada sore hari, jadi tee time pagi tetap menjadi pilihan yang paling aman. Pada pagi dan petang suhunya bisa terasa dingin, jadi bawalah lapisan pakaian tambahan.

  • Apakah Bandung cocok untuk pemain pemula?

    Cocok. Kalau Anda ingin ronde yang lebih ringan, Dago Heritage 1917 Golf Course berpar 70 dengan panjang sekitar 5.677 yard dan menjadi yang terpendek di Bandung. Udara dataran tinggi juga membuat permainan terasa tidak seberat di lapangan dataran rendah seperti Jakarta.

  • Lapangan mana yang paling dekat satu sama lain?

    Kawasan Dago di sisi utara kota memiliki dua lapangan yang berdekatan, yaitu Mountain View Golf Club dan Dago Heritage 1917 Golf Course. Kalau Anda bermain dua hari berturut-turut, memasangkan keduanya akan memangkas waktu perjalanan. Sekaligus Anda bisa membandingkan lapangan yang dibuka pada 2001 dengan yang dibuka pada 1917 di kawasan yang sama.

  • Bisakah digabung dengan area golf lain di sekitarnya?

    Bisa. Jakarta berada di barat laut dengan sembilan lapangan, sedangkan Bogor di antara keduanya memiliki delapan lapangan di dataran tinggi. Karena Bandung terhubung dengan jalan tol, menggabungkannya dengan salah satu daerah itu dalam satu perjalanan cukup lazim dilakukan.